13 Okt 2008

Dawah Ke Jalan Ilahi

Sebuah perbedaan dalam pergerakan dawah merupakan rahmat, selama seseorang itu saling menghargai perbedaan. Karena masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang mesti kita selesaikan. Perlu kita ingat bersama, dalam berdawah kita menghadapi umat yang beragam ilmu dan iman-nya. Seorang ulama bagi tahu ada 4 tingkatan umat pada akhir jaman ini.
1. iman dan ilmu-nya kuat. Saat kita menghadapi orang seperti ini, dawah secara keraspun dapat mereka terima. Seperti ketika hadist yang mafum nya, “dari Aisya Rha. Rosulullah masuk kedalam rumahku, setelah berwudu dengan sempurna tanpa berbicara beliau masuk kemasjid, aku tempelkan kupingku kedinding rumahku agar dapat mendengar apa yang beliau sabdakan (pada saat itu ada sahabat abu bakar, umar, ustman,ali dan sahabat lainnya, Demi Allah tetaplah kalian mengajak manusia kepada yang maruf dan mencegah mereka pada yang munkar sebelum dating saatnya , kalian meminta tapi Allah tidak mengabulkan doa kalian, kalian minta perlindungan tetapi Allah tak melindungi kalian ” dengan suara lantang rosul bersabda.
2. iman-nya kuat ilmunya lemah. Orang seperti inipun dapat di kuatkan. Seperti ada seorang sahabat (kemungkinan ia belum mengetahui memkai emas untuk leleki adalah haram) yang memakai cincin emas, lalu rosul mengambil cincin itu lalu membuangnya seraya bersabda tentang larangan memkai emas untuk lelaki. Ketika sahabat lainya menasehati untuk mengambilnya kembali, kerena rosul merang memakai nya kamu dapat menjualnya , sahabat itu mengatakan aku tidak dapat mengambilnya sedang rosul telah membuangnya.
3. iman-nya lemah ilmunya kuat. Orang seperti ini Rosul lakukan dengan lembut. Seperti ada seseoramg yang pemuda yang dating kepada Rosul dan mengatakan ijinkanlah saya untukmelakukan zina (pemuda ini telah mengatahui hokum zina adalah haram), tetapi dengan lembut Rosul menasehati nya “Apkah kamu mau bila seseorang berzina dengan ibumu, saudara perempuanmu, anakmu? Lalu pemuda tadi berkata tidak mau ya Rosullulah, lalu Rosul memegang dada pemuda itu dan berdoa ya Allah lindungilah dia dari Zina. Semenjak itu tak ada dosa yang lebih dibenci pemuda tadi selain Zina.
4. iman-nya lemah , ilmunya lemah juga.mengahadapi orang seperti ini harus dengan lembut dan hikmah. Seperti yang Roseul ajarkan ketika seorang baduy ngencing di masjid, ketika sahabat yang lain marah dan ingin mengusirnya Rosul berkata biarkan dahulu, setelah selesai rosul menyuruh sahabat yang lain menyiram-nya(saat itu masjid nabawi masih beralaskan pasir, jadi dengan mudah disiram) Rosul menyuruh mengikram orangbaduy tersebut dan memenggilnya wahai saudaraku masjid adalah tempat ibadah tidak boleh kencing di masjid.

( seperti yang di bayan kan Al-hafidz ust.Najib Ancol ).
Bilamana ada niat yang baik untuk memperbaiki umat ini, sudah sepatut nya pula dilakukan dengan cara yang baik. Terkadang banyak dikalangan umat ini yang ingin mengobati kerusakan umat, tetapi bukan obat yang mereka berikan tetapi secara tak segaja memberikan racun. 

Jadi mulai dari sekarang saudara kami yang mempunyai hobby membid’ahkan segala amalan saudaranya yang berbeda pendapat sedikitlah berfikir “apabila kamu memfitnah seorang muslim, tetapi fitnah itu tak terbukti maka apa yang kamu fitnahkan itu akan kembali kepadamu”. Apabila kamu membuka aib saudaramu maka Allah akan buka aibmu. 
Memang lebih mudah mengkritisi orang lain, dari pada harus mengkoreksi diri kita. Apakah kita merasa iman dalam dada ini telah sempurna?, apakah kita mereasa sholat ini telah khusu dan pasti akan diterima?

Untuk memahami Al-Quran dan Al-hadist tidak hanya ilmu tetapi perlu disempurnakan dengan basirah, mata hatti yang bersih dari cinta dunia.
Dengan niat belajar , insya Allah, Allah akan mengampuni kehilfan kita terhadap umat ini. 
Ada yang menarik tentang penafsiran hadist yang mengatakan bahwa diakhir jaman nanti umat ini kan terbagi atas 73 golongan, dan hanya satu yang selamat yaitu ahli sunnah waljamaah. Kebanyakan kita hanya melihat kulit dari hadist ini, sedang dalam al-Quran tertulis “sesungguhnya yang paling mulia diantarakamu adalah yang paling bertakwa”.
Agama diluar islam telah menyiapkan misionarisnya , untuk menyebarkan agama mereka. Adakah diantara kita yang berupaya menyebarkan islam kepenjuru dunia? Jawaban nya belum ada , bila adapun bukan dukungan yang didapatkan tetapi halangan dan hambatan dari dari umat islam itu sendiri.

Tidak ada komentar: